Bagi sebagian orang terutama anak sains, jika mendengar kata Pascal tentunya akan berpikir bahwa kata tersebut merupakan salah satu Hukum Fisika Flauida. Akan tetapi Pascal yang ini berbeda, sejatinya ada pula penamaan Pascal dalam Bahasa Pemrograman.
Sebelum kita kenalan dengan Bahasa Pemrograman Pascal, kita ulas terlebih dahulu apa itu Bahasa Pemrograman.

Bahasa Pemrograman ialah instruksi standar untuk memerintah komputer. Merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang Programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa yang akan diambil dalam berbagai situasi secara persis.
Nah setelah anda mengenal sekilas apa itu Bahasa Pemrograman, kita langsung saja berkenalan dengan si Pascal dari Bahasa Pemrograman berikut.

Pascal merupakan salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan pada saat seseorang mempelajari algoritma dan juga pemrograman terutama di bidang akademis. Dalam kalimat yang lain, bisa dijelaskan bahwa Pascal ini adalah bahasa pemrograman yang cara menulisnya itu sangat dekat dengan cara menulis algoritma structure english.
Bahasa Pemrograman Pascal dibuat terstuktur dan juga tersusun atas blok-blok yang biasa dikenal sebagai subprogram. Blok-blok yang ukurannya kecil nantinya bisa dimanfaatkan untuk membuat blok yang ukurannya lebih besar.

Nama Pascal itu sendiri diambil dari ahli matematika Prancis abad pertengahan, Blaise Pascal. Bahasa Pemrograman Pascal dikembangkan oleh Niklaus Wirth pada tahun 1970 sebagai alat bantu untuk mengajarkan konsep pemrograman komputer kepada mahasiswanya, dan mencapai puncak kepopulerannya di pada era 1970 hingga awal 1990an (terutama dengan compiler Turbo Pascal).
Kenapa harus Pascal?
Secara umum, Pascal adalah bahasa pemrograman yang memiliki level tingkat tinggi atau High Level Language dan mempunyai instruksi yang terstruktur serta sangat sistematis.
Selain itu, Pascal juga mempunyai tipe-tipe data yang standar dan sudah tersedia di kebanyakan bahasa pemrograman. Tipe dari data standar yang dimiliki oleh Pascal yaitu boolean, real, integer, char, dan juga string. Selain tipe tersebut, Pascal juga sudah mendukung User defined Data Types. Ini adalah programmer bisa membuat tipe data yang diturunkan dari tipe data yang standar.
Pada program pascal, programmer harus menentukan tipe data yang berasal dari suatu variabel. Dimana variabel tersebut tidak bisa digunakan untuk menyimpan tipe data lain yang tidak berasal dari format yang sudah ditentukan. Adapun beberapa pengecualian yang berkaitan dengan tipe data, yaitu tipe data real yang dapat digunakan untuk menyimpan tipe data integer atau menjadi data real.
Demikian pula tipe data string yang bisa menyimpan data tipe char. Sintak yang ada di dalam Pascal dapat dipecah dalam bentuk fungsi dan prosedur. Sehingga hal tersebut dapat digunakan secara berulang-ulang. Dengan struktur yang simpel atau sederhana serta mempunyai bahasa yang hampir mirip dengan bahasa sehari-hari manusia (bahasa inggris), menjadikan program pascal menjadi lebih mudah dipelajari.
Di dalam bahasa pemrograman Pascal, tidak ada bedanya huruf kapital dan huruf kecil biasa (not case sensitive). Sehingga cara penulisan sinta START sama dengan penulisan start ataupun Start. Hal tersebut juga berlaku untuk semua kata cadangan atau reverse word dan juga variabel. Bahasa Pascal juga tergolong ke dalam bahasa yang dipakai sebagai standar bahasa pemrograman untuk tim nasional Olimpiade Komputer Indonesia atau TOKI. Tak hanya itu saja, bahasa Pascal juga masih dipakai dalam International Olympiad in Informatics atau IOI.

Kelebihan dan Kekurangan Pascal
Kelebihan :
• Tipe Data Standar, tipe-tipe data standar yang telah tersedia pada kebanyakan bahasa pemrograman. Pascal memiliki tipe data standar: boolean, integer, real, char, string,
• User defined Data Types, programmer dapat membuat tipe data lain yang diturunkan dari tipe data standar.
• Strongly-typed, programmer harus menentukan tipe data dari suatu variabel, dan variabel tersebut tidak dapat dipergunakan untuk menyimpan tipe data selain dari format yang ditentukan.
• Terstruktur, memiliki sintaks yang memungkinkan penulisan program dipecah menjadi fungsi-fungsi kecil (procedure dan function) yang dapat dipergunakan berulang-ulang.
• Sederhana dan Ekspresif, memiliki struktur yang sederhana dan sangat mendekati bahasa manusia (bahasa Inggris) sehingga mudah dipelajari dan dipahami.
Kekurangan :
• Versi awal Pascal kurang cocok untuk aplikasi bisnis karena dukungan basisdata yang terbatas.
• Sintaks Pascal terlalu bertele-tele.
• Tidak mendukung pemrograman berorientasi objek.
• Pascal tidak fleksibel dan banyak kekurangan yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi yang besar.
Nah, Setelah tahu dan berkenalan dengan si Pascal dari Bahasa Pemrograman yang bukan Hukum Fisika ini, kalian tertarik ga buat belajar dan mendalami lebih lanjut tentang Pascal? Kalo tertarik simak video berikut ya!!
Referensi : https://www.gramedia.com/literasi/penemu-program-pascal/
Tinggalkan komentar